Teman Palsu
Satu tumpuk kesatuan kelompok.
Dikucilkan dan hina.
Merasa di anggap namun sebentar.
Terasa di butuhkan saat kesulitan.
Jika sebaliknya malah di acuhkan.
Ingin bersama namun tetap sendirian.
Ingin bersama namum tak di hiraukan.
Sedikit harapan bisa di bilang.
Tangan ini melambaikan.
Untuk memungucap sehelai kata.
Mungkinkah aku di anggap sampah.
Atau hanya di anggap binatang.
Lebih buruk lagi di anggap serangga.
Apakah aku ini hina.
Karna hanya harta tak ada, maka tak dianggap.
Puisi karya : Deri Yanto
0 Comments
kalo melihat jangan pernah melotot.