BAB III
Rahasia di Malam
Lima hari setelah jalan-jalan di kota tengah entah kenapa perjalanan itu sangat menyenangkan. Mungkin setelah sekian lama banting tulang untuk mendapatkan Jugs sampai harus mengorbankan waktu untuk berlibur.
Perjalanan masih di depan mata. Saya dan Ratna memulai lagi dengan sistem pencarian di kota besar untuk mendapatkan informasi yang sekiranya sangat dibutuhkan. Dari hal yang busuk sampai yang baik pun di kejar.
Malam pun sudah menjelang. Saya dan Ratna balik ke gubuk yang saya sewa. Malem-malem sekitar bulan purnama biru besar dan bulan tersebut berasa temat di atas kepala saya, saya keluar untuk menikmati malam yang dingin sendirian. Melikat sekelilinh kota yang sedang tertidur lelapnya. Saya pun berjalan-jalan sambil menghilangkan penak dan rasa jenus saya. Tak kira di perempatan kota saya melihat detektif. Profesi detektif yang sangat misterius dan sangat mencurigakan itu pun bikin bingung. Akhirnya saya mengendap-ngendap untuk mengikuti sang detektif itu. Tah kenapa rasa penasaran saya yang besar ini membuat saya semakin penasaran. Dengan perlahan tapi pasti saya mencoba melihat dari radius nya. "Owww !!" Mungik cuman kata itu yang saya bisa bilang. Sang detektif tanpa ragu masuk kedalam dunia gelap untuk mendafatkan informasi yang dia inginkan karena adanya job dari kliennya, dalam pikiranku. Setelah melihat beberapa menit sang detektif mengeluarkan skill yang tak pernah saya lihat sebelumnya di kota saat pagi hari. Skill yang dapat membuat taget dari jarak yang dangat jauh bisa dibilang 2 yard terkena serangan hipnotis dan mau ninduk dan nurut kepadanya dan mengikuti segala apapun yang detiktif itu inginkan.
"Perlahan lahan mendekat 2x" Saking penasarannya. "Prak" bunyi suara pot bunga yang tak sengaja saya sentuh.
"Siapa itu" detektif berbicara dan mulai mencari siapa yang mengikutinya.
"Dengan sigal saya langsung mengeluarkan skill hidden" karena takutnya.
Sang detektif bingun dan heran sekaligus curiga.
"Siapa sosok tadi dan kemana dia pergi" kata2 itu keluar dari sang detektif yang aku lihat dengan menggunakan skill hidden.
Dengan mencoba perlahan lahan berjalan akhirnya saya pergi tanpa ketauan.
0 Comments
kalo melihat jangan pernah melotot.