Saat Interview

                 Saat Interview

Hari dimana kita dipertemukan oleh prusahaan.
Seperti ujian hidup yang menentukan segalanya dalam satu hari.
Kita tidak akan pernah tau pertanyaan atau soal apa yang akan di tanya.
Persiapan keringat dingin pun yang akan menemani kita.

                Jati diri terkadang terdesak olehnya.
                Bahkan hembusan nafas seperti sesak dan sulit bernafas.
                Ujian demi hidup ini harus dilalui.
                Namun kenyataanya selalu tidak membawa hasil yang memuaskan.

Bayangkan saja untuk masuk ke sebuah perusahaan kita harus melawan beberapa yang sama.
Pengalaman menjadi pengaruh dan penentu.
Yang tidak ada pengalaman hanya akan di taruh ditempat berkas terbawah.
Dan hanya kenalan dari dalam yang mampu menyelamatkan.

                 Padahal tidak semua dilihat melalui pengalama.
                 Bukannya jika masih baru bagaikan material yang akan menentukan segalanya.
                 Material yang akan membuat menjadi barang mahal, langkah, atau jadi barang gagal.
                 Tergantung manusianya gimana dia berpengaruh.

Bukankah orang yang berpengalaman yang berpindah-pindah itu bagaikan material gagal yang telah dibuat perusahaan.
Kenapa material tersebut masih diterima.
Bukanya lebih baik membuat yang baru, yang mungkin lebih berkualitas dari yang sudah ada.
Wahai perusahaan tolonglah dengarkan manusia yang memiliki pandangan ini.

Puisi karya : Deri Yanto

0 Comments