Tersakiti, Menyakiti, atau Disakiti

             Tersakiti, Menyakiti, atau Disakiti

Dari mulut kita, kita dapat merubah dunia.
Bisa menjadi mukjizat, atau karma yang menjadi bumerang.
Mirip seperti drama cinta Romeo dan Juliet.
Dimana setiap akhir cerita penuh kejutan yang diluar perkiraan kita.

                 Bukan maksud membuatnya jadi bingung atas perasaan.
                 Bahkan jika kamu telusuri lakon ini sang tokoh utama tak bisa berbuat apa-apa.
                 Alangkah indah dari perkataan, jika aku bisa mengucapkan maksud dan tujuan.
                 Betapa persaan ini ingin ku bicarakan namun takut menyinggung perasaan.

Sang tokoh biasanya berfikir tanpa perasaan.
Menganggap kau di sayang oleh tokoh yang sama dikehidupan.
Jika memang engkau membuka perasaan.
Tokoh utama ini akan maju duluan.

Puisi karya : Deri Yanto

0 Comments