DATANGNYA HASRAT
Sedang sendiri merasa hampa,
Di dalam dunia yang serupa,
Wajah dan ucapan menjadi tombak,
Ekspresi wajah ingin berontak.
Jalan tidak mengikuti arus,
Kesalahan statement dunia yang kejam,
Terasa tidak bisa tertembus,
Dunia yang terasa seperti makam.
Jika hawa nafsu adalah masalahnya,
Dan amarah dan emosi menjadi biaya,
Teragedi pembunuhan dimasa lampu,
Tidak luput untuk terulang seperti dulu.
Salahkan dunia hanyah sebatas menyalahkan,
Drama dunia seperti menopang untuk runtuh,
Muka topeng terasa menguatkan,
Hasrat sedih yang tidak terasa seperti rumah.
Menjelang menjemput ajal,
Manusia berlomba untuk mencari dunia,
Ketika datangnya dajal,
Mereka menyembah uang dari pada pencipta.
Jika dunia diusik,
Akan muncul orang yang berasa dia hebat,
Dibalik dunia ada kegelapan yang berbisik,
Untuj menjatuhkan hak dan martabat.
Melihat Setan didunia yang menjadi atasan,
Serasa seperti perwakilan dalajal,
Yang siap bertempur mati-matian,
Padahal mengetahui Neraka tempat tinggal.
Jika bumi berfikir maka apa yang dibuat,
Jika langit runtuh bagaimana nasibnya,
Manusia yang merasa kuat,
Manusia yang haus akan kekuasaannya.
Demi uang mereka berduta.
Demi uang mereka berbuat curang,
Demi uang mereka rela menjatuhkan,
Demi uang teman, sahabat, dan keluarga dimusnahkan.
Saat waktunya tiba,
Apakah tuhan mau mengampuninya,
Ataukah mengutuk manusia,
Dengan merasakan siksaan dunia.
Puisi dibuat oleh: deri.yanto

0 Comments
kalo melihat jangan pernah melotot.